Menjembatani Kesenjangan Keterampilan AI: Kolaborasi Red Hat dengan Teens in AI

AI telah menjadi bagian penting dalam operasional bisnis dan terus berkembang pesat. Dalam survei terbaru Red Hat, lebih dari tiga perempat responden menyatakan bahwa persiapan untuk mengadopsi AI adalah faktor utama dalam pertumbuhan cloud mereka pada tahun 2025.

Pertumbuhan minat dan adopsi teknologi AI yang cepat ini juga membawa tantangan. Penelitian yang sama menunjukkan bahwa 71% manajer TI menganggap AI sebagai salah satu kesenjangan keterampilan utama yang akan mereka hadapi dalam 12-18 bulan ke depan, yang kemungkinan besar dapat menghambat ambisi mereka dalam mengadopsi cloud.

Saat kita menatap masa depan, kita perlu memikirkan cara mengatasi tantangan-tantangan yang dapat memperlambat atau mempengaruhi adopsi AI.

 

Percepat aksi – Bekerja sama dengan Teens in AI

Di Red Hat, kami memahami bahwa mengatasi kesenjangan keterampilan memerlukan aksi nyata dari sektor pendidikan dan industri. Bersama dengan mitra kami, Red Hat mengambil langkah proaktif untuk menjembatani kesenjangan keterampilan AI dengan fokus pada kolaborasi open source dan alat AI yang mudah diakses.

Komitmen kami dalam membina para pemimpin masa depan mencakup berbagai program, mulai dari Red Hat Academy untuk mahasiswa, peluang magang bagi lulusan baru, hingga pelatihan dan sertifikasi Red Hat untuk para profesional.

Terinspirasi oleh tema Hari Perempuan Internasional tahun ini, “Accelerate Action” (Percepat Aksi), kami dengan bangga mendukung Teens in AI, sebuah organisasi yang memberdayakan anak muda dengan pengetahuan dan pengalaman dalam AI agar mereka dapat berkontribusi pada solusi dunia nyata.

Kolaborasi ini sejalan dengan visi Red Hat dalam mendukung ekosistem AI yang terbuka dan kolaboratif. Melalui Teens in AI, kami ingin membantu para inovator muda dan pemimpin teknologi masa depan memahami peluang luar biasa yang dapat dihadirkan oleh AI dan ekosistem teknologi yang lebih luas.

“Teens in AI telah memberdayakan lebih dari 20.000 anak muda di 97 negara, mendorong inovasi yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB,” ujar Elena Sinel, pendiri Teens in AI. “Tema Hari Perempuan Internasional tahun ini, ‘Accelerate Action’, sangat mencerminkan misi bersama kami dengan Red Hat untuk menginspirasi generasi pemimpin berikutnya dalam menciptakan solusi AI yang etis dan berdampak. Bersama, kami menjembatani kesenjangan keterampilan dan memastikan bahwa para inovator muda siap membangun masa depan teknologi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.”

 

Bagaimana Anda bisa terlibat

Dalam beberapa bulan ke depan, para karyawan Red Hat di seluruh wilayah EMEA akan menyumbangkan waktu dan keahlian mereka untuk mendukung remaja dari berbagai belahan dunia yang akan berpartisipasi dalam hackathon guna merancang dan membangun alat serta aplikasi berbasis AI.

Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam mendukung inisiatif ini dan merayakan kekuatan inovator muda yang siap menghadapi tantangan dan peluang dalam dunia AI. Masa depan teknologi tidak diragukan lagi akan sangat dipengaruhi oleh AI, dan kami berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda agar dapat membentuk masa depan tersebut.